Dapatkan Bitculator di Android
Kapitalisasi pasar:
$2,041,913,131,135
Volume 24 jam:
$163,408,519,901
Jun 04 Likuidasi:
$0
24J Panjang/Pendek:
Segera hadir
Security Token Offering (STO)
Apa arti Security Token Offering (STO) dalam istilah kripto?
Sebuah Security Token Offering (STO) adalah mekanisme penggalangan dana di mana perusahaan menerbitkan token digital di blockchain.

Apa itu Security Token Offering (STO)?
Security Token Offering (STO) adalah penjualan token digital yang mewakili sekuritas nyata seperti ekuitas, utang, atau klaim atas arus kas, yang diluncurkan di bawah aturan sekuritas yang berlaku. Token ini berfungsi sebagai pembungkus hak hukum, tercatat pada sebuah buku besar, dan dirancang untuk mematuhi aturan sejak awal. Bayangkan semangat IPO dengan infrastruktur kripto dan investasi yang lebih kecil.
“Security Token Offering (STO) hanya ICO yang diberi nama baru.” Tidak sepenuhnya benar. ICOs biasanya menjual token utilitas, sedangkan Security Token Offering (STO) menjual sekuritas yang diatur dengan klaim hukum dan perlindungan bagi investor.
Bagaimana Security Token Offering (STO) bekerja
Bayangkan sebuah startup yang memiliki aset nyata atau pendapatan. Mereka ingin mengumpulkan dana tanpa harus masuk ke Wall Street sepenuhnya, namun tetap legal. Berikut alur umum untuk Security Token Offering (STO):
- Langkah 1: Pilih aset dan aturan yang akan dipakai. Penerbit memutuskan apa yang didapat investor dan yurisdiksi yang berlaku.
- Langkah 2: Strukturkan kesepakatan. Pengacara menetapkan hak seperti dividen, bunga, atau hak suara, lalu menyusun dokumen penawaran.
- Langkah 3: Bangun token. Smart contract diterapkan pada blockchain dengan aturan siapa yang dapat memegang atau memperdagangkannya.
- Langkah 4: Lakukan pemeriksaan. Investor menyelesaikan KYC dan AML, masuk daftar putih, dan terkadang perlu akreditasi tergantung aturan yang berlaku.
- Langkah 5: Jual dan selesaikan. Investor mengirimkan dana, menerima token, dan nanti mungkin memperdagangkannya di platform yang sesuai setelah masa penguncian berakhir.
Gagasan sederhana, pelaksanaan hati-hati. Ya, itulah alurnya.
Mengapa Security Token Offering (STO) Penting
Anda peduli karena ini menggabungkan keuangan yang Anda kenal dengan teknologi yang Anda inginkan. Berikut ringkasan singkatnya:
- Keuntungan: Akses fraksional, penyelesaian lebih cepat, jangkauan global, dan pembayaran terprogram dalam satu paket.
- Sudut pandang: Ini menambahkan pengaman dan lebih banyak transparency, namun aturan berbeda per negara, jadi lakukan riset sendiri.
- Relevansi: Anda akan melihatnya pada dana yang ditokenkan, properti, pembagian pendapatan, dan token sekuritas yang tercatat di bursa.
Sebelum ikut dalam Security Token Offering (STO), baca hak-hak yang tertulis dalam kontrak token dan aturan transfer. Jika Anda tidak bisa menjual kembali untuk jangka waktu tertentu, rencanakan kebutuhan kas Anda.
Karakteristik Utama Security Token Offering (STO)
Berikut yang membuatnya berbeda:
- Kepatuhan: Dibangun untuk mematuhi aturan sekuritas dengan KYC dan AML sejak awal.
- Hak: Token dapat membawa dividen, bunga, pembagian pendapatan, atau hak suara yang tertanam dalam kode dan dokumen.
- Dapat diprogram: Mengotomatisasi pembayaran, masa penguncian, dan daftar putih sehingga aturan ditegakkan oleh kode.
- Didukung: Biasanya terkait dengan aset atau aliran kas, bukan hanya janji kegunaan masa depan.
- Perdagangan: Pasar sekunder mungkin ada, namun liquidity bergantung pada tempat dan aturan yang berlaku.
Variasi
STO hadir dalam beberapa jenis, masing-masing dengan karakter tersendiri:
- Ekuitas: Saham di sebuah perusahaan yang mungkin memberikan hak suara dan dividen.
- Utang: Instrumen berbunga dengan jatuh tempo dan ketentuan.
- Pendapatan: Token yang memberikan bagian dari pendapatan suatu produk atau aset.
- Dana: Token yang melacak sekeranjang aset seperti strategi ventura atau kredit.
- Properti: Paparan properti yang dibagi menjadi saham digital untuk kemudahan masuk.
- IEO: Untuk perbandingan, Initial Exchange Offerings (IEOs) mendaftarkan token melalui launchpad bursa, sering kali untuk token utilitas daripada sekuritas.
Jika sesuatu berperilaku seperti sekuritas dan memberikan pembayaran seperti sekuritas, regulator akan memperlakukannya sebagai sekuritas. Token di rantai tidak mengabaikan aturan hanya karena bersifat digital.
Contoh
Sebuah perusahaan properti menjalankan Security Token Offering (STO) untuk menjual saham yang ditokenkan dari properti yang menghasilkan pendapatan, lalu mendistribusikan bagian sewa setiap kuartal langsung ke pemegang token.
Fakta Menarik
Beberapa token sekuritas membayar distribusi secara otomatis ke dompet yang masuk daftar putih pada waktu blok tertentu, sehingga hari pembagian terasa seperti pembayaran otomatis bagi investor.
Kesimpulan
Singkatnya: Security Token Offering (STO) adalah keuangan yang diatur bertemu infrastruktur kripto, sehingga Anda mendapatkan hak yang dapat dibaca dan kode yang mencatatnya.
Jelajahi Istilah Kripto Lainnya
Apakah Anda menemukan istilah ini dijelaskan dengan jelas?
Apakah ada yang kami lupakan??
Masukan Anda membantu kami menjaga semuanya tetap benar. Hubungi kami jika ada yang salah atau hilang.
Hubungi











